Wisatawan Membludak di Bali, Pemerintah Provinsi Perketat Protokol Kesehatan

Asia, Berita74 Views

Bali, 1 Juni 2024 – Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali pada musim liburan kali ini, Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah tegas dengan memperketat penerapan protokol kesehatan di berbagai destinasi wisata. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus COVID-19 yang masih menjadi ancaman global.

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam konferensi pers yang diadakan di Denpasar, menyatakan bahwa peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan telah mendorong pemerintah daerah untuk mengambil tindakan preventif guna menjaga kesehatan dan keselamatan warga serta wisatawan. “Kami menyambut baik kedatangan para wisatawan, namun keselamatan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami akan memperketat protokol kesehatan di semua tempat wisata,” ujar Wayan Koster.

Beberapa langkah yang akan diambil termasuk peningkatan jumlah personel yang bertugas mengawasi penerapan protokol kesehatan, peningkatan frekuensi disinfeksi di area publik, dan penegakan aturan penggunaan masker serta menjaga jarak. Selain itu, setiap wisatawan yang datang ke Bali diwajibkan menunjukkan bukti vaksinasi lengkap dan hasil tes COVID-19 negatif yang masih berlaku.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa, menambahkan bahwa pemerintah juga telah bekerja sama dengan pengelola tempat wisata dan hotel untuk memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Kami telah melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para pelaku industri pariwisata mengenai pentingnya menjaga standar kesehatan. Pengelola tempat wisata dan hotel harus memastikan bahwa semua pengunjung mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” kata Putu Astawa.

Di sisi lain, sejumlah wisatawan menyambut baik langkah ini. Mereka merasa lebih aman dan nyaman berwisata di Bali dengan adanya protokol kesehatan yang ketat. “Saya merasa lebih tenang dengan adanya aturan ini. Meskipun sedikit merepotkan, tapi ini demi kebaikan bersama,” ujar John, seorang wisatawan asal Australia yang sedang berlibur di Kuta.

Namun, ada juga beberapa pelaku industri pariwisata yang khawatir langkah ini bisa mengurangi minat wisatawan untuk datang ke Bali. “Kami mendukung penerapan protokol kesehatan, namun kami berharap pemerintah juga memberikan dukungan dan solusi agar bisnis pariwisata bisa tetap berjalan lancar,” ungkap Made, pemilik sebuah hotel di Ubud.

Pemerintah Provinsi Bali juga telah menyiapkan sejumlah posko kesehatan di berbagai titik strategis untuk memberikan layanan kesehatan bagi wisatawan yang membutuhkan. Selain itu, kampanye edukasi mengenai pentingnya protokol kesehatan terus digalakkan melalui berbagai media.

Dengan berbagai upaya ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap dapat menekan laju penyebaran COVID-19 dan memastikan Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi semua pengunjung. “Kami percaya bahwa dengan kerjasama semua pihak, kita dapat menjaga Bali tetap aman dan terbuka untuk wisatawan,” tutup Wayan Koster.

Comment